My Soul and Thank You
Genre : Remaja
By Meldays Kuchiki
Musik dan tari adalah makanan bagi gadis yang satu ini.
Salsa, yahh..dia adalah seorang gadis 17 tahun yang selalu cuek tetapi selalu
bersemangat, tetapi dibalik itu semua Salsa menyimpan beban yang besar. Salsa
adalah salah satu murid di SMA Negeri 01
Ngantang yang biasa-biasa saja. Setiap pulang sekolah dia harus segera
cepat-cepat pulang untuk bersiap kerja part time di salah satu SPBU di
dekat rumahnya. Dia harus menghidupi dirinya sendiri karena dia adalah anak
yatim piatu. Salsa setiap hari pulang malam sehingga waktu belajarpun harus
dilakukan saat dia bekerja.
Seperti biasanya Salsa bagun dan langsung sholat Subuh.
Setelah semua persiapan untuk ke sekolah telah selesai, Salsa cepat-cepat
berangkat karena bus sudah akan berangkat saat jam-jam ini. Ouch....hujan
turun....Salsa membuka payungnya dan segera menunggu bus lewat. Beberapa menit
kemudian bus akhirnya muncul. Dengan cepat Salsa menutup payungnya dan segera
masuk ke dalam bus. Di bus ada satu bangku kosong, Salsa tanpa berpikir panjang
langsung duduk di situ. Salsa dengan muka PDnya melihat dengan cermat seseorang yang duduk di sampingnya yang sedang
tidur. Seorang cowok muda yang tampan dan manis tertidur,”Wow,seperti
pangeran yang tertidur di negeri
dongeng” Kata Salsa dengan pelan. Tiba-tiba si Cowok tersebut bangun dan
berkata, “ Yah, aku tahu kalau aku tampan, tetapi jangan sampai kau lupa diri
karena aku” dengan nada santai. Salsa karena malu segera menutup mukanya. Akhirnya
bus berhenti di depan sekolah dan Salsa cepat-cepat turun bus dengan muka yang
lumayan merah karena malu. Si cowok hanya tersenyum tipis lalu dia melanjutkan
tidurnya.
Saat tiba di sekolah, Salsa di sambut dengan teman karibnya,
Deni, dia adalah teman kecil Salsa sekaligus pelindung baginya. “Hey, bekicot
!! Apa kamu sudah sarapan?” Tanya Deni. Dengan muka datar Salsa menjawab “
Belum “. Dengan spontan Deni menarik tangan Salsa dan berlari menuju kantin
sekolah. “ Lepaskan !” Kata Salsa. “
Sudahlah, hari ini aku traktir” Sahut Deni. Mata semua orang tertuju kepada
mereka berdua. Tak heran karena Deni adalah bintang sekolah, Deni adalah cowok
tampan, kaya, pintar dan pastinya di sekolah dia mempunyai banyak fans. Semua cewek
merasa cemburu terhadap Salsa.
To be continued......
